Seringkali kita merasa berat untuk memulai atau mempertahankan sebuah kebiasaan baik, apalagi yang berhubungan dengan disiplin rohani. Ada kalanya kemauan kita lemah, kita cepat menyerah, atau merasa tidak cukup mampu untuk melakukan hal-hal yang benar di mata Tuhan, seperti membaca firman, berdoa, atau melayani. Perasaan ini bisa menimbulkan rasa putus asa atau beban, seolah-olah semua tergantung pada kekuatan dan inisiatif kita sendiri.
Namun, Alkitab memberikan kita penghiburan dan kekuatan melalui Filipi 2:13, yang menyatakan: "Karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya." Ayat ini mengungkapkan kebenaran yang membebaskan: bahwa inisiatif dan kekuatan untuk melakukan kehendak-Nya tidak sepenuhnya berasal dari kita, melainkan dari Allah sendiri yang aktif bekerja di dalam hati dan pikiran kita. Dialah yang menumbuhkan kemauan dan memampukan kita untuk bertindak sesuai dengan tujuan-Nya yang baik.
Maka, langkah iman kita adalah bersandar sepenuhnya kepada Roh Kudus. Ketika kita merasa lemah atau kurang motivasi, ingatlah bahwa Allah sudah berjanji untuk bekerja di dalam kita. Kita tidak perlu berusaha sendirian. Doakanlah agar Tuhan menumbuhkan kemauan dan memberikan kekuatan untuk setiap disiplin rohani yang ingin kita kembangkan. Serahkanlah setiap kelemahan dan keterbatasan kita kepada-Nya, percaya bahwa Dia akan melengkapi dan memampukan kita untuk hidup seturut kehendak-Nya, membawa kemuliaan bagi nama-Nya.