Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah, katanya:

wajah TUHAN menentang orang-orang yang berbuat jahat untuk melenyapkan ingatan kepada mereka dari muka bumi.

Pohon anggur sudah kering dan pohon ara sudah merana; pohon delima, juga pohon korma dan

TUHAN membuka mata orang-orang buta, TUHAN menegakkan orang yang tertunduk, TUHAN mengasihi orang-orang benar.

aku kehabisan tenaga dan remuk redam, aku merintih karena degap-degup jantungku.

Buanglah kesedihan dari hatimu dan jauhkanlah penderitaan dari tubuhmu, karena kemudaan dan fajar hidup adalah

sebagai orang berdukacita, namun senantiasa bersukacita; sebagai orang miskin, namun memperkaya banyak orang; sebagai orang

Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

”Tetapi sekarang juga,” demikianlah firman TUHAN, ”berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, dengan berpuasa, dengan menangis

  • 1
  • 2